Kuncian Ramos ke Salah adalah Teknik Terlarang Judo

Jakarta - Momen cedera Mohamed Salah oleh Sergio Ramos di final Liga Champions masih ramai dibicarakan hingga Asosiasi Judo Eropa ikut berkomentar.

Salah hanya bermain selama 30 menit di laga final Liga Champions karena ia mengalami cedera usai berduel lawan Ramos. Tangan Salah terlipat tangan Ramos dan kemudian keduanya jatuh bersamaan.

Salah mengalami cedera bahu karena bahu kirinya harus terbebani tubuhnya dan tubuh Ramos. Salah lalu menangis menyesali ketidakmampuannya melanjutkan pertandingan.

 Asosiasi Judo Eropa tertarik ikut mengomentari hal tersebut. Menurut mereka, teknik kuncian lengan sambil menjatuhkan diri adalah sebuah teknik terlarang dalam judo.

"Waki-gatame (kuncian lengan) adalah teknik yang berbahaya. Itulah mengapa teknik tersebut tak dibolehkan sebagai transisi untuk melakukan ne-waza (kuncian di lantai). Apa yang kalian pikirkan terhadap pelanggaran di Final UCL kemarin?" ucap Asosiasi Judo Eropa.

Unggahan yang dibuat oleh Asosiasi Judo Eropa kemudian jadi viral dan memancing banyak orang untuk berkomentar. Para pendukung Liverpool menyalahkan Ramos sedangkan pendukung Real Madrid menganggap insiden tersebut murni kecelakaan.


Ketiadaan Salah di lapangan membuat Liverpool tampil limbung, terutama di lini depan. Alhasil, Real Madrid mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1.
 
Kemenangan tersebut membuat Real Madrid mengoleksi trofi Liga Champions tiga musim beruntun. Los Blancos juga jadi tim dengan jumlah trofi Liga Champions terbanyak sepanjang sejarah lewat raihan 13 gelar juara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dokter Spanyol Khawatirkan Tubuh Kekar Anak Ronaldo

Mengintip Megahnya 12 Stadion yang Akan Digunakan untuk Piala Dunia 2018 di Rusia

Surabaya Berduka, Laga Persebaya vs Persib Ditunda